“Matematika tidak bisa hanya dihapal”---“Belajar Matematika itu Menyenangkan”---“Matematika itu sulit karena hanya dilihat, tapi mudah setelah di coba”---“Soal-soalnya bikin ketagihan, broooo!!!”---“Math is Advanture”---“Math is about how to show life actually”
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2015

Rumus Cepat

Berikut ada beberapa file rumus cepat dalam mengerjakan soal-soal matematika. Apabila kamu memiliki waktu yang singkat dalam mengerjakan soal atau waktu hampir habis, rumus ini dapat membantu sekali.

 Download : 

Rumus Cepat Fungsi Kuadrat

Rumus Cepat Eksponen

Kumpulan Rumus Cepat Matematika

from : https://matematikasmajateng.wordpress.com/news/rumus-cepat-matematika-sma-lengkap/

Jarak Titik ke Bidang (rumus cepat)

Berikut ini ada beberapa video pembelajaran matematika berupa trik dan rumus-rumus cepat menyelesaikan soal matematika 

Rumus cepat jarak titik ke bidang


from : http://matematrick.blogspot.com/2013/07/trik-dan-rumus-cepat-matematika.html
http://youtu.be/n_f2z6ot7U4

Kamis, 07 Mei 2015

Tips Mencari Guru Les Matematika

Kalau pada beberapa saat yang lalu saya sudah menulis tentang memilih buku pelajaran matematika baik  konvensional maupun e-book, maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba memberi tips bagaimana memilih guru les, khususnya untuk pelajaran Matematika.
Sebagaimana kita ketahui, bahwa akhir-akhir ini kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak semakin meningkat. Hal ini (salah satunya) diwujudkan dengan semakin tingginya kesadaran orang tua untuk memperbanyak (menambah) jam pelajaran matematika anak diluar jam pelajaran yang diperolehnya dikelas (sekolah) melalui les.
Secara garis besar, berdasarkan cara penyelenggaraannya saya membedakan les menjadi dua jenis, yaitu privat dan klasikal. Les privat dilakukan dengan cara orang tua mendatangkan guru ke rumah. Sedangkan les klasikal berupa les yang diselenggarakan oleh sebuah lembaga (penyelenggara les) dengan menggunakan sistem kelas (lebih dari satu orang dalam satu kelompok).
Nah, agar setiap orang tua bisa menentukan guru les pelajaran matematika yang tepat bagi anaknya, berikut tips mencari guru les matematika:
  
1. Pastikan jenis les yang akan dipilih
Pastinya menjadi suatu keharusan bagi Anda untuk memutuskan dengan bijak jenis les yang akan ditempuh, apakah privat atau klasikal. Guna kepentingan tersebut, maka sebelumnya Anda dapat melakukan inventarisasi dengan menimbang untung rugi dari kedua jenis les ini. Tidak kalah penting pula lakukan pemetaan kemampuan akademik dan karakteristik anak Anda. Misalkan saja, apakah dia seorang anak dengan tipikal lebih cocok jika belajar sendirian dirumah (privat) atau termasuk dalam kelompok anak yang akan lebih mudah belajar jika ada temannya (klasikal).
2. Cari guru les dengan latar belakang pendididikan matematika
Memperhatikan hal tersebut amatlah penting. Karena hanya seorang guru matematika yang bisa menyampaikan pelajaran matematika lengkap dengan metodologi dan psikologi pembelajarannya. Ga lucu kan jika guru agama yang mengajari (les) matematika.Coba Anda renungkan apa yang akan terjadi jika guru agama memberikan les matematika. 
3. Cari informasi seputar les (baik privat maupun  klasikal )
Tidak ada salahnya Anda meluangkan sedikit waktu ditengah-tengah kesibukan rutin demi sibuah hati. Bantu sang anak memperoleh beragam informasi tentang jasa les bagi anak seusia anak Anda, baik berupa lembaga atau personal/individu. Pencarian informasi bisa Anda lakukan melalui brosur, searching menggunakan search engine di internet, atau berkomunikasi dengan orang yang sudah pernah memakai jasa les untuk anak mereka.
4. Pertimbangkan jarak rumah dengan lokasi les 
Pertimbangkan jarak lokasi tempat les dari rumah Anda. Kenapa? karena jika Anda memilih les jenis privat, maka akan sangat mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama bagi seorang guru untuk datang ke rumah Anda (belum lagi ditambah dengan halangan-halangan yang kondisional---seperti hujan lebat). Bagi yang memilih jenis les klasikal, tempat les yang jauh disamping mengandung resiko bagi anak kita (dalam perjalanan dan pengawasan), juga akan menghabiskan waktu dan energi anak kita. Singkat kata dengan dekatnya jarak antara lokasi les dengan  rumah orang tua, maka
diharapkan pelaksanaan les menjadi efisien. 5. Pertimbangkan keuangan Anda
Jer basuki mawa bea (untuk menuju kesuksesan, harus menggunakan biaya), itulah unen-unen orang jawa. Pertimbangkan apakah penghasilan bulanan keluarga Anda masih memungkinkan ada ruang  untuk ditambahkan satu post belanja lagi yaitu biaya les. Jika keuangan Anda (maaf, setelah dilakukan hitung-hitungan dengan cermat) ternyata jumlahnya pas-pasan, jangan kecewa dan berkecil hati. Masih banyak cara membuat anak Anda belajar menyukai Matematika, diantaranya pembiasaan disiplin anak dalam belajar, mejadi motivator yang baik bagi si buah hati dan upaya rutin dan konsisten membantu belajar anak dirumah (khususnya anak-anak pada level pendidikan rendah seperti SD). 6. Perhatikan jumlah peserta les dalam satu kelompok
Jika les klasikal merupakan pilihan Anda, maka perhatikan jumlah anak yang mengikuti les pada kelompok tersebut. Hal tersebut sangtlah penting, karena jika peserta les pada satu kelompok dalam jumlah yang besar tentu hal tersebut tidak jauh berbeda dengan suasana pembelajaran dikelas. Artinya, konsentrasi anak akan terganggu dan penyajian materi oleh guru les juga tidak optimal. Sebut saja, karena jumlah yang banyak dalam satu kelompok sangat mungkin ruang les menjadi rame, disamping itu perhatian guru juga tidak bisa merata kesemua anak. Sehingga harapan orang tua akan manfaat les tidak berdampak signifikan.
7. Hindari cara ngajar guru les dengan metode shortcut
Maksud saya, beberapa guru les ataupun lembaga penyedia jasa les seringnya menyampaikan materi yang tidak mendidik, dengan memberi trik-trik khusus pada penyelesaian soal-soal matematika melalui jalan pintas (shortcut). Dalam beberapa kasus cara seperti ini mungkin saja bisa diaplikasikan (atau kebetulan saja pas...hehehehe..), namun harus diingat dampaknya bagi anak. Jika metode demikian dibiarkan, maka pemahaman anak tentang sebuah konsep (sebut saja asal-usul terjadinya rumus/konsep)matematika akan kurang. Guru les seharusnya memberi rangkaian proses terjadinya rumus tersebut dan rangkaian proses pengerjaannya berdasarkan logika pembentuk rumus. Sehingga seorang anak tidak mudah melupakannya hingga nanti.
Semoga tips ini bermanfaat. Salam..............................
 

7 Tips Belajar Menyukai Matematika

Masih males belajar matematika, jangan lagi!! Kalau pada postingan sebelumnya saya sudah membahas bahwa matematika itu sebenarnya tidak sulit, maka pada kali ini saya akan  mengupas tips belajar  matematika yang akan membuat kalian menyukai atau bahkan jatuh cinta pada matematika. Sebenarnya tips ini bisa dipraktekkan pada semua mata pelajaran lain. 
Berikut 7 (tujuh) tips belajar matematika yang baik:
1. Biasakan jangan hanya menghafal.
Menghafal itu penting dalam proses pembelajaran, namun kebiasaan yang hanya menghafal akan membuat kalian seperti burung beo yang bisa bicara tapi tidak mengerti apa yang dikatakannya. Salah satu kelebihan manusia dibandingkan makhluk-Nya yang lain adalah dibekalinya kita akal. Akal kita jauh lebih pinter daripada komputer (kalian pasti sepakat karena komputer yang bikin juga manusia kan?..hehehe), namun dalam hal menghafal kita kalah dengan komputer, karena komputer diciptakan hanya untuk fungsi itu sedangkan pikiran kita tidak hanya kita gunakan untuk menghafal saja, masih banyak yang lain (mikir OSIS, ekstrakurikuler, belajar kelompok...atau pacarnya bagi yang sudah punya pacar hehehehe....)
2. Mengerti dan fahami
Nah, ini penting, pahami dan mengerti semua konsep yang diajarkan oleh guru kalian. Semua rumus atau formula itu tidak terjadi dengan sendirinya, tapi ada rangkaian proses yang menyertainya. Untuk itu pahami latar belakang yang menyebabkan lahirnya konsep atau rumus tersebut. Kebiasaan ini akan membantu kalian dalam menghafalkan rumus-rumus sehingga tidak mudah lupa dan akan teringat sampai suatu saat kalian ditanya oleh anak-anak kalian kelak...hehehehe.
3. Pelajari kembali materi yang disampaikan oleh guru dikelas sesampainya dirumah
Sesampainya pulang sekolah ganti baju, makan dan lakukan aktivitas harian di rumah kalian. Namun jangan lupa sisakan/sempatkan sedikit waktu untuk membaca/mempelajari kembali materi yang disampaikan oleh guru disekolah. 
4. Belajarlah sedikit tapi konsisten
Lebih baiknya banyak dan konsisten kan?. Tuhan lebih menyukai perbuatan baik yang dilakukan secara konsisten/teratur dan terus menerus meskipun sedikit daripada banyak tapi hanya sekali atau tidak konsisten. Mungkin kalian pernah dengar istilah SKS (Sistem Kebut Semalam)? Hindari cara belajar yang begini. Belajarlah secara rutin dan terus menerus, jangan saat ada ulangan atau ujian saja.
5. Berlatih dan berlatih menyelesaikan soal matematika
Jangan malas berlatih mengerjakan soal matematika. Berlatihlah terus menerus dan berulang. Semakin banyak kalian berlatih membuat kalian banyak menemukan model soal dan pemecahannya.
6. Carilah referensi yang lebih banyak
Janganlah hanya menjadikan bahan/materi guru dikelas sebagai satu-satunya referensi yang kalian miliki. Mintalah pada orang tua (mungkin dari simpanan uang jajan kalian...hehehe..berhemat) untuk membelikan buku pelajaran matematika yang relevan. Mungkin bagi kalian yang gemar berinternet ria, kalian bisa dapatkan artikel/tulisan tentang pelajaran matematika didunia maya. cari saja di mesin pencari seperti google materi apa/buku apa yang Anda kehendaki.
Referensi tersebut akan membantu kalian menambah wawasan dan pemahaman materi pelajaran.
7. Jangan malu untuk bertanya kepada yang lebih tahu
Malu bertanya sesat dijalan lo...jadi kalian jangan malu bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang matematika, mungkin kakak kalian, bapak, ibu atau teman sekelas yang menurut kalian lebih mampu. Tidak ada salahnya juga kalian bertanya pada guru ketika pada saat belajar ada hal-hal yang menurut kalian tidak jelas.

Nah, selamat mencoba untuk mempraktekkan tips ini, agar kalian tidak lagi takut pada pelajaran matematika tapi sebaliknya mulai belajar menyukai matematika...hehehhe....

Minggu, 22 Februari 2015

Kiat-Kiat Sukses di Kelas Matematika

Mengikuti setiap pelajaran matematika di kelas hukumnya wajib bagi setiap pelajar, jika tidak ingin ketinggalan pelajaran. Sekali saja kita tidak mengikuti pelajaran matematika, bisa jadi kita akan ketinggalan materi penting yang akan digunakan dalam pelajaran-pelajaran selanjutnya. Akibatnya kita bisa keteteran dalam seluruh pelajaran matematika. Namun hanya datang dan duduk saja di kelas juga tidak akan banyak membantu kita dalam pelajaran matematika.
Berikut ini 6 kiat agar kita dapat mengikuti pelajaran matematika di kelas dengan baik.

1. Masuk kelas tepat waktu.
Tampaknya ini hal yang sepele, tapi sesungguhnya sangat penting. Seringkali pokok-pokok penting materi pelajaran matematika diberikan guru hanya selama beberapa menit pada awal pelajaran. Jadi usahakan untuk masuk kelas tepat waktu, kalau kita tidak mau ketinggalan hal-hal penting yang disampaikan guru pada saat awal pelajaran.

2. Mendengarkan selama pelajaran berlangsung.
Kita perlu mendengarkan dalam seluruh proses pembelajaran. Seringkali hal ini memang sulit dilakukan, tapi sangat penting bagi kita untuk terus mencoba melakukan dan mengusahakannya. Kadang-kadang gagasan/ide-ide penting tidak selalu dituliskan di papan tulis oleh guru. Perhatikan hal-hal yang disampaikan guru dan khususnya hal-hal yang ditekankan oleh guru, bahkan meskipun itu hanya dikatakan saja dan tidak ditulis di papan tulis. Karena itu bisa berarti bahwa guru menganggap hal itu merupakan sesuatu yang penting. Dan lebih penting lagi, mungkin topik/bagian itu akan keluar dalam ujian/tes.

3. Buatlah catatan yang baik.
Cobalah untuk menulis kembali semua hal yang dituliskan guru di papan tulis. Kadang apa yang dijelaskan guru di papan tulis itu tampak mudah, tapi ketika kita harus mengerjakannya sendiri hal itu seringkali tidak mudah dilakukan. Catatan yang baik akan membantu memudahkan mengingat kembali bagaimana mengerjakan soal-soal tersebut. Beberapa guru kadang tidak menuliskan semua hal yang disampaikannya di papan tulis. Dalam kasus demikian, kita harus mencoba untuk menuliskan penjelasannya sebanyak mungkin di dalam buku catatan. Hal ini tampaknya agak bertentangan dengan kiat sebelumnya. Memang seringkali sulit melakukan keduanya sekaligus, mendengarkan dan mencatat secara bersamaan. Tapi bukan hal yang tidak mungkin dilakukan, hanya memang butuh berlatih terus menerus. Kita butuh mendengarkan semua yang disampaikan guru dalam pelajaran dan sekaligus perlu menuliskan bagian-bagian penting yang dijelaskan oleh guru yang mungkin tidak dituliskan di papan tulis.

4. Bertanya.
Jika tidak mengerti atau tidak memahami suatu topik tertentu yang dijelaskan oleh guru sebaiknya bertanya. Jangan hanya diam dan membiarkan diri kita tidak memahami suatu materi/topik tertentu. Jika kita hanya diam saja, tidak mau bertanya saat kita tidak mengerti tentang suatu materi, maka hal ini akan berdampak pada pemahaman kita tentang materi selanjutnya, kita akan mengalami kesulitan dalam memahami materi selanjutnya. Sekali lagi ingat bahwa Mathematics is Cumulative.

5. Dengarkan jika ada siswa lain yang bertanya.
Jika ada teman yang bertanya, yakinkan bahwa kita mendengarkan pertanyaan tersebut dan memahami jawaban atas pertanyaan itu. Bisa jadi kita sebenarnya juga tidak/belum tahu dengan apa yang ditanyakan oleh teman tersebut.

6. Catat semua agenda/jadwal.
Tulislah semua agenda/jadwal, seperti kapan tugas atau PR dikumpulkan, kapan jadwal ulangan/ tes, dan sebagainya, sehingga tidak lupa

 Selamat mencoba :)
Supermath group

Kiat-Kiat Sukses Belajar Matematika di Rumah



Kita tidak bisa belajar secara instan, misalnya dengan cara belajar sistem kebut semalam (sks) untuk menguasai setiap materi atau topik dalam pelajaran matematika. Ada beberapa materi atau topik yang kita mesti bekerja keras sebelum memahaminya secara lengkap dan utuh. Salah satu cara untuk mengerti betul-betul suatu materi atau topik pelajaran matematika adalah dengan mempelajarinya kembali di rumah dan mengerjakan sebanyak mungkin soal-soal. Biasanya suatu materi atau topik dalam pelajaran matematika yang semula membingungkan bagi kita akan dapat dipahami dengan mudah setelah kita mengerjakan beberapa soal. 
Apa saja yang bisa kita lakukan saat belajar di rumah? Berikut ini 7 kiat agar dapat belajar di rumah dengan baik.

1. Review kembali catatan setelah pelajaran.
Setiap kali setelah pelajaran selesai sebaiknya kita mereview kembali catatan kita. Catat hal-hal atau bagian-bagian yang membuat kita bingung dan buatlah catatan pertanyaan-pertanyaan berkait dengan rumus yang kita tidak tahu atau belum memahaminya untuk ditanyakan pada guru, sehingga akan membantu kita untuk lebih memahami topik tersebut.

2. Kerjakan PR
Sediakan waktu untuk melihat keseluruhan lagi PR pada hari itu dan cobalah untuk mengerjakannya. Setelah mengerjakan beberapa soal dengan melihat buku atau catatan, cobalah meletakkan buku dan catatan tersebut dan coba untuk mengerjakan sisa soal tanpa menggunakan buku teks atau catatan. Ingat bahwa dalam ujian atau tes, bukankah biasanya kita juga mengerjakan soal ujian dengan tidak dengan membuka buku?! Hal ini dimaksudkan untuk melatih diri kita menghadapi ujian atau tes tentang materi tersebut.
Mengerjakan PR akan memberi kesempatan untuk sungguh lebih memahami materi yang dipelajari hari itu. Jangan mengerjakan PR menunggu hingga batas akhir. Mengerjakan PR ketika deadline hampir selesai seperti itu hanya akan menghasilkan kumpulan PR yang tidak lengkap dan akhirnya juga akan menghasilkan suatu pemahaman yang tidak lengkap tentang konsep yang ada dibalik PR itu. 

3. Latihan, latihan dan latihan.
Jangan hanya membatasi diri dengan hanya mengerjakan soal-soal PR yang diberikan oleh guru. Lebih banyak soal yang dikerjakan akan sangat membantu kita. Berlatihlah soal sebanyak mungkin yang kita bisa. Hanya dengan cara ini kita sungguh belajar matematika. Cara belajar matematika yang efektif memang dengan berlatih dan berlatih mengerjakan soal-soal matematika. Lebih banyak kita berlatih mengerjakan soal akan lebih baik bagi diri kita untuk mempersiapkan diri jika saatnya ujian tiba.

4. Pelajari Notasi.
Seringkali guru mengandaikan bahwa siswa tahu dan paham tentang notasi, lambang, simbol dalam matematika, sehingga mau tidak mau siswa memang harus mempelajarinya dengan baik. Kadang ada guru yang tidak memberi nilai, karena notasi, lambang, simbol yang dituliskan salah.

5. Buat kumpulan rumus dan konsep-konsep penting.
Kita bisa membuat kumpulan rumus dan konsep-konsep penting di kertas khusus, buku kecil atau buku saku yang bisa ditempel atau dibawa dan dibuka setiap saat. Ini akan membantu dalam mengingat rumus-rumus dan konsep-konsep penting.

6. Belajar Kelompok.
Belajar kelompok akan sangat membantu dalam pelajaran matematika. Seringkali karena diantara masing-masing anggota kelompok belajar melihat sesuatu dengan cara yang berbeda, maka bisa jadi ada yang tahu bagimana cara memecahkan masalah yang tidak dapat kita kerjakan atau ada anggota kelompok belajar yang sudah memahami suatu topik yang kita masih bingung atau belum jelas dan dia bisa membantu menjelaskan topik tersebut kepada kita.

7. Manfaatkan buku teks.
Jika mengalami stuck atau macet dengan suatu topik atau soal yang sedang dikerjakan atau didiskusikan di rumah, jangan lupa bahwa kita mempunyai buku teks atau buku paket pelajaran. Manfaatkan buku pelajaran tersebut. Seringkali buku teks pelajaran memuat contoh-contoh soal yang tidak dikerjakan di kelas atau memuat suatu pendekatan yang berbeda dalam memecahkan suatu soal. 

Selamat mencoba :)
Supermath group